Lab. Biologi Tanah

Laboratorium Biologi Tanah berada dalam naungan Jurusan Ilmu Tanah,

dengan didukung oleh enam orang staf dosen, yaitu

1.  Prof.Dr.Agr.Sc. Ir. Vita Ratri C, MP. (Ketua Laboratorium Biologi Tanah)

2.  Prof. Dr. Ir. Purwanto, MS.

3.  Dr. Ir. WS. Dewi, MP.

4.  Dr. Ir. Supriyadi, MP.

5.  Dr. Ir. Sudadi, MP

6.  Ir. MMA Retno Rosariastuti, MP,

dan dibantu seorang staf laboran, yaitu  Mas Sudarsono.

Aktivitas akademik dosen dan mahasiswa dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat  yang  juga menjadi fokus layananan Laboratorium Bologi Tanah, meliputi bidang:

  1. Mikrobiologi Pertanian
  2. Biologi Tanah
  3. Bioteknologi Pertanian
  4. Bioteknologi Tanah
  5. Teknologi Pupuk Hayati
  6. Mikrobiologi Lingkungan
  7. Bioremediasi Lahan

Pengakuan bahwa tanah sebagai “suatu sistem kehidupan yang vital”  menekankan betapa pentingnya biota tanah dalam menentukan keberlangsungan fungsi-fungsi esensial tanah. Bila managemen kesuburan tanah berorientasi pada produksi jangka panjang atau berorientasi pada produktivitas pertanian berkelanjutan, maka proses-proses biologi dalam tanah harus menjadi fokus utama dalam praktek pengelolaan tanah.

Pengetahuan dan  pemahaman kajian ilmiah tentang biota tanah dalam bidang pertanian dan ketrampilan/kemampuan  mengelola dan memanfaatkannya  terangkum dalam standar kompetensi mata kuliah terkait, yang mencakup, antara lain: (1) Karakteristik utama, diversitas dan peran agro-fungsional Bakteri , Archaea, mikrobiota Eukarya (Fungi, Algae, dan Protozoa), Eukarya meso dan makro-fauna, dan Virus, (2) Metode/teknik isolasi, kultivasi dan perbanyakan biota tanah, (3) metode/teknik identifikasi  secara konvensional –kultur agar dan/atau dengan metode biologi molekular non kultur dan kultur, (4) metode/teknik menganalisis aktivitas metabolik dan aktivitas fungsional biota tanah, (5) Pengenalan macam-macam biota utama yang bermanfaat (beneficial biota) dalam bidang pertanian dan lingkungan, antara lain sebagai pupuk hayati, pupuk organik, dekomposer, dan biota untuk bioremediasi,  dan strategi perbanyakan/produksi, inokulasi dan evaluasi aplikasinya, (5) Faktor-faktor ekologi dan lingkungan, hubungan biotik dan indikator-indikator untuk mempelajari dan mempengaruhi eksistensi, keragaman, dan kemampuan fungsional biota tanah.

Managemen tanah yang sehat dalam pertanian yang sehat berarti mengelola bagian yang hidup dalam tanah yang memiliki karakteristik sistem biologis yang unik untuk setiap ekosistem. Untuk dapat bertahan hidup di muka bumi, kita harus memahami seluk beluk bagian yang hidup itu, yaitu biota tanah.

Penelitian Mahasiswa

:Yasinta Choirina
Pembimbing:
  1. Ir. Sudadi, MP
  2. Hery Widijanto, SP. MP
Judul Penelitian:Pengaruh Formula Inokulum dan Carrier Terhadap Efektivitas Pupuk Hayati Pelarut Fosfat untuk Kacang Tanah
Sumber Dana:DIKTI

Nama:Ika Ernawati
Pembimbing:
  1. Ir. Sudadi, MP
  2. Ir. Sumarno, M.S
Judul Penelitian:Potensi Isolat Mikrobia Pengoksidasi Sulfur Asal Tanah Andisol Dieng Sebagai Inokulum Pupuk Hayati Penyedia Sulfur
Sumber Dana:DIKTI

Nama:Linda Habsari EF
Pembimbing:
  1. Ir. Sudadi, MP
  2. Hery Widijanto, S.P, M.P
Judul Penelitian:Isolasi Mikrobia Pelarut Fosfat Indigenous Tanah Andisol Dieng Dan Kajian Potensinya Sebagai Inokulum Pupuk Hayati Pelarut Fosfat
Sumber Dana:DIKTI
Nama:Rino Dyastono
Pembimbing:
  1. Prof. Dr. Agr. Sc. Ir. Vita Ratri C, MP
  2. Dr. Ir. Djati Waluyo Djoar, M.S
Judul Penelitian:Pengaruh Waktu Inokulasi dan Tinggi Genangan terhadap Produktivitas Spora Mikoriza pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) di Tanah Oxisol Tuntang
Sumber Dana:HIBAH GURU BESAR 2012
Nama:Dedy Prasetyo
Pembimbing:
  1. Prof. Dr. Agr. Sc. Ir. Vita Ratri C, MP
Judul Penelitian:Potensi Konsorsium Bakteri Penambat Nitrogen sebagai Basis Konservasi Lahan Bawang Putih terhadap Penyakit Busuk Pangkal Fusarium
Sumber Dana:Kolaborasi Internasional dengan Nagoya University